pieces of life
pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life pieces of life
Selasa, 13 Desember 2011
bukan untukku
tak lagi bisa kugenggam..
hanya mohon dan sujud yang kupanjatkan..
mencoba ikhlas atas semua yang telah digariskan..
meski berat dan semua buat remuk hatiku..
tetap rasa ini kusimpan dalam hatiku untukmu..
masih kulakukan semua untukmu..
meski kau tak pernah tahu segala rasa yang terpendam ini..
biarlah..biar..
kuhanya ingin melihat senyum bahagia diwajahmu..
meski semua bukan untukku..selamanya..
kan tetap kulakukan semua untukmu..
karena engkau adalah peri biruku..
tenang
bantu aku menenangkan hatiku..
atas semua yang ada..
kumohon..
adakah semua ini nyata..?
ataukah semua ini hanya..ahhh..
kumohon..
bantu aku tenangkan hatiku..
dalam kebenciannya
mengapa semua jadi seperti ini..?
semua tak lagi bisa kusentuh..apalagi kugenggam..
satu persatu..
harapku runtuh jatuh
bersama tetes airmataku..
apa yang harus kulakukan kini..?
apa kuharus marah padamu tuhan..?
atau kuharus menangis dihadapmu..?
sujud sujudku..entah apa maknanya..
tetes airmataku entah apa gunanya..
semua tetap tak merubah adanya..
aku tetap hancur..aku binasa..
dan ku kan hilang dalam kelam rinduku padanya..
dalam kebenciannya..
peluk
menemaniku memandang bayangmu..
merajut kenangan lalu..,
mengharap indah takdir hidupku..
kembali sunyi memelukku..,
menemaniku mengharap hadirmu..
peri biruku..
selamanya
terbang jauh bersamamu dalam mimpiku..
bersamamu yang takkan mungkin kumiliki dalam nyataku..
kumohon jangan bangunkan aku..
biarkan kurasakan semua bahagia itu..
meski hanya dalam mimpiku..selamanya..
bersamamu peri biruku..
Rabu, 20 Mei 2009
hangat mentari..
ku tahu...
tetes-tetes embun harapan ini..,kan segera menguap..
hilang..
tanpa bisa kau lihat dan rasakan..,saat datang hangat sinar mentarimu..
yang selalu kau tunggu..
tik..tik..
suara tetes menelusup dengarku..
tapi tak bisa ku bedakan.., apakah tetes embun harapan atau air mata kesedihan..
tapi itupun tiada berbeda..
karena..,tetes embun atau air mata tetap kan sama..
menguap.. mengering.. menghilang dan tak bisa kau lihat lagi..
saat hangat datang menyelimut..
dan muara itu..
hanyalah mimpi indah bagi tetes embunku yang mengering..
Selasa, 14 April 2009
tanpa nya
ku sedih..
saat kuteringat dia..
ku sakit..
sat kuteringat dia..
ku marah..
saat kuteringat dia..
ku jatuh..
saat kuteringat dia..
ku mati..
kini ku hanya ingin hidup dalam mimpiku..
tanpanya yang memilikimu..
kroya,april