Selasa, 13 Desember 2011

bukan untukku

saat cinta tak lagi bisa kumiliki..
tak lagi bisa kugenggam..

hanya mohon dan sujud yang kupanjatkan..
mencoba ikhlas atas semua yang telah digariskan..

meski berat dan semua buat remuk hatiku..
tetap rasa ini kusimpan dalam hatiku untukmu..

masih kulakukan semua untukmu..
meski kau tak pernah tahu segala rasa yang terpendam ini..

biarlah..biar..
kuhanya ingin melihat senyum bahagia diwajahmu..
meski semua bukan untukku..selamanya..
kan tetap kulakukan semua untukmu..

karena engkau adalah peri biruku..

tenang

kumohon..
bantu aku menenangkan hatiku..
atas semua yang ada..

kumohon..
adakah semua ini nyata..?
ataukah semua ini hanya..ahhh..

kumohon..
bantu aku tenangkan hatiku..

dalam kebenciannya

aaargghh..
mengapa semua jadi seperti ini..?
semua tak lagi bisa kusentuh..apalagi kugenggam..

satu persatu..
harapku runtuh jatuh
bersama tetes airmataku..

apa yang harus kulakukan kini..?
apa kuharus marah padamu tuhan..?
atau kuharus menangis dihadapmu..?

sujud sujudku..entah apa maknanya..
tetes airmataku entah apa gunanya..
semua tetap tak merubah adanya..

aku tetap hancur..aku binasa..
dan ku kan hilang dalam kelam rinduku padanya..
dalam kebenciannya..

peluk

kembali dingin memelukku..,
menemaniku memandang bayangmu..

merajut kenangan lalu..,
mengharap indah takdir hidupku..

kembali sunyi memelukku..,
menemaniku mengharap hadirmu..
peri biruku..

selamanya

biarlah kuterlelap..
terbang jauh bersamamu dalam mimpiku..
bersamamu yang takkan mungkin kumiliki dalam nyataku..

kumohon jangan bangunkan aku..
biarkan kurasakan semua bahagia itu..
meski hanya dalam mimpiku..selamanya..
bersamamu peri biruku..